Yeniasriwulan’s Blog

Just another WordPress.com weblog

PERKEMBANGAN INTERNET, INTERNET MARKETING, DAN E-COMMERCE DI INDONESIA

Perkembangan Internet

Internet telah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat dalam mengakses berbagai macam informasi dari seluruh penjuru dunia. Dengan internet, masyarakat semakin mudah dalam mendapatkan maupun menyebarkan informasi/ berita kepada seuruh pengguna unternet.

Perkembangan internet di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup besar, dimana pengguna internet Indonesia di tahun 2000 sekitar 2 juta netter dari total populasi 206,264,595 penduduk (sekitar 1%) melonjak cukup tajam menjadi 20 juta dari 224,481,720 penduduk (sekitar 8.9%) di tahun 2007 dan di tahun 2008 sekitar 25 juta netter dari total populasi 237,512,355 penduduk Indonesia (sekitar 10.5%) berdasarkan data dari APJII. Hingga akhir Maret 2008, telah terpasang koneksi sekitar 241,000 broadband Internet di seluruh Indonesia.

Saat ini telah banyak tersedia layanan-layanan akses internet yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan , salah satunya layanan akses internet dari PT. Telkom seperti Telkomnet Instan dan Telkom Speedy. Telkomnet Instan merupakan layanan akses Dial-Up dengan kecepatan berkisar antara 40 Kbps – 56 Kbps sedangkan Telkom Speedy merupakan akses ADSL dengan kecepatan Up To 384 Kbps. Selain itu masih banyak sekali layanan-layanan akses internet yang bisa kita pilih.

Peningkatan jumlah pengguna internet juga dimanfaatkan oleh para pebisnis rumah makan maupun cafe. Saat ini sering kita menjumpai cafe-cafe yang memberikan fasilitas hot-spot kepada para pengunjung, sehingga pengunjung juga dapat mengakses internet.

Perkembangan Internet Marketting dan E-Commerce di Indonesia

Perkembangan internet marketing indonesia maju pesat seiring dengan semakin murahnya biaya akses internet di Indonesia. Turunnya biaya akses internet di Indonesia mendorong para pelaku bisnis, UKM dan Koperasi untuk memasarkan barang dan jasanya melalui internet. Hal ini mendorong internet marketing di Indonesia akan semakin dibutuhkan.

Potensi bisnis internet di Indonesia, merupakan peluang cukup besar bagi para Internet Marketer Indonesia untuk mengelola potensi tersebut dan dikembangkan menjadi bisnis yang menjanjikan terutama dibidang internet marketing sebagai salah satu bidang yang berpotensi untuk dikembangkan oleh para marketer online Indonesia.

Hadirnya beberapa internet service provider broadband seperti Telkom Speedy, IM2, 3.5G Telkom Flash dan sejenisnya dengan harga yang relatif dapat dijangkau bila dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu, membuat para pelaku internet marketing di Indonesia mulai bermunculan dan memanfaatkan internet sebagai media untuk melakukan aktifitas internet marketing dalam memasarkan produknya sendiri maupun Dengan adanya kemajuan dalam perkembangan internet marketing di Indonesia diharapkan para pelaku internet marketing ini dapat membina masyarakat sekitarnya untuk ikut memajukan internet marketing Indonesia dalam bersaing di pasar internasional.

Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net (http://www.dnet.net.id/) sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mal online yang disebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online/merchant. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture. Commerce Net  Indonesia sendiri telah bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang membutuhkan e-commerce, untuk melayani konsumen seperti PT Telkom dan Bank International Indonesia. Selain itu, terdapat pula tujuh situs yang menjadi anggota Commerce Net Indonesia, yaitu Plasa.com, Interactive Mall 2000, Officeland, Kompas Cyber Media, Mizan Online Telecommunication Mall dan Trikomsel. Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.

Namun nampaknya dalam proses perkembangan e-commerce di Indonesia masih terdapat hambatan-hambatan yang terjadi, yaitu

1. Infrastruktur Telekomunikasi

  • Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia masih terbatas dan harganya masih relatif lebih mahal

Delivery Channel

  • Pengiriman barang masih ditakutkan hilang di jalan.
  • Ketepatan waktu dalam pengiriman barang
  • Jangkauan daerah pengiriman barang

Kultur & Kepercayaan

  • Sebagian besar masyarakat Indonesia belum  terbiasa berbelanja dengan menggunakan catalog, karena terbiasa melihat/  memegang barang yang dijual secara langsung.
  • Kepercayaan antara penjual & pembeli masih tipis
  • Kepercayaan kepada pembayaran elektronik masih kurang. Penggunaan kartu kredit masih terhambat.

Keamanan

  • Penggunaan kartu kredit curian / palsu
  • Adanya penipuan melalui SMS atau kuis
  • Kurangnya perlindungan kepada konsumen
  • Ketidakpastian Hukum

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.